Tuesday, 22 December 2015

PEMBELAJARA POLITIK PRAGTIS LEWAT KAMPUS

Sangat sulit menjalani proses pembalajaran seorang insan dalam mencapai suatu kesuksesan dalam meraih kejayaan. Hal itu dimulai dari awal kita memiliki suatu pendidikan sejak awal. Tahapan proses tersebut tidak lah mudah, dimulai dari kita mengerti, hingga kita menjadi paham akan pengetahuan yang kita dapat. Tentunya itu tidaklah mudah, banyak rintangan yang menghadapi. Jatuh bangun perjuangan seorang insan ilahi tentang pengalaman hidup sangatlah pahit dan manis. Tentunya itu semua disokong oleh sahabat yang kita punya dalam memotivasi diri kita.

Politik adalah hal yang tak lazim kita dengar setiap hari. Mulai dari pemberitaan di media elektronik dan tulis. Banyak kita
dengar pula dari karib, kawan dan akhir yang ada di lingkungan kita. Politik adalah kebijakan dari diri kita untuk melimpahkan suatu kekuasaan yang kita miliki pada orang lain. Tentunya kita memiliki suatu keputusan untuk menentukan sikap dalam tindakan kita. Tindakan itu adalah suatu kepentingan kita untuk memenuhi kebutuhan dalam diri kita. Machiaveli mengatakan peran politik bagaimana cara kita menghalalkan segala cara untuk memenuhi kebutuhan kita.

Pembelajaran politik secara pragtis selalu kita dapatkan dari kehidupan kampus saat kita masih berkuliah. Ke praktisan itu dibuktikan dengan cara kita memenangkan suatu perlombaan kepentingan terkait siapa yang akan memimpin mahasiswa fakultas ataupun universitas. Lewat pertemanan politik komunikasi itu dilakukan. Politik komunikasi merupakan suatu pembelajaran terkait bagaimana cara memenangkan suatu kepentingan organisasi yang ada di kampus. Berbicara strategi dalam perpolitikan yakni agenda setting yang terjadi. Komunikasi politik yang terjalin menggunakan segala media baik berupa banner, kampanye dalam kelas untuk mengajak partisipasi mahasiswa secara umum dalam melaksanakan miniatur demokrasi .

No comments: