BAB I
PENDAHULUAN
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Ilmu hubungan internasional adalah
satu disiplin ilmu yang relatif masih baru. Pertumbuhannya sebagai disiplin
ilmu tersendiri dimulai sejak akhir Perang Dunia I (PD I), dan selanjutnya
perkembangannya sangat pesat sejak akhir Perang Dunia II (PD II) dengan
munculnya kekuatan-kekuatan besar seperti Amerika
Serikat dan Uni Soviet dalam pertarungan politik dunia. Kajian hubungan
internasional menjadi sangat menarik perhatian
masyarakat dunia terutama negara-negara besar ketika
itu karena pengalaman mereka sejak sebelum PD II hingga berakhirnya peranag
tersebut menyisakan beberapa pertanyaan mendasar bagi mereka. Diantara
pertanyaan-pertanyaan itu adalah bagaimana mereka menentukan kebijakan kedepan
terutama dalam menghadapi pola perimbangan kekuatan dunia? Apa dasar utama bagi
mereka menentukan kebijakan terhadap negara-negara lain? Bagaimana menentukan
dasar kebijakan tersebut?
Berdasarkan pertanyaan-pertanyaan
tersebut muncul pemikiran tentang perlunya mengkaji secara sungguh-sungguh
tentang berbagai faktor yang dapat digunakan oleh negara sebagai dasar bagi
pengambilan kebijakan dalam mengahadapi perkembangan dunia yang begitu cepat
berubah. Pemerintah Amerika Serikat disinyalir merupakan pihak yang pertama
mendorong kajian-kajian hubungan internasional secara lebih mendalam dan khusus
terutama untuk keperluan pemerintah Amerika sendiri. Sejak saat itu
kajian-kajian hubungan internasional dikaji didalam departemen atau jurusan
tersendiri dibawah payung bidang politik atau fakultas ilmu politik. Hal ini
berbeda dengan perkembangan sebelumnya, masalah hubungan internasional hanya
dikaji dalam bentuk mata kuliah yang terpisah-pisah di berbagai fakultas atau
jurusan. Perkembangan terakhir ini telah menampilkan kajian hubungan
internasional secara lebih terpusat dan menyeluruh.